[GAME] Perkenalan

Game Perkenalan biasa dilakukan di awal pertemuan. Kegiatan ini penting untuk untuk membangun rasa saling percaya di antara para peserta. Penggunaan game akan membantu peserta melewati proses dengan suasana nyaman dan gembira.

Panggil Saya…
Melingkar. Fasilitator, acak memilih seorang peserta untuk menyebutkan nama dan hal unik  dari dirinya (ciri fisik, asal daerah, hobi, dsb) sebagai ganti namanya dengan ungkapan “PANGGIL SAYA...” Misal, “Panggil saya Bambang Bundar”. Setelah itu, peserta yang bersangkutan dapat menunjuk secara acak peserta lain untuk memperkenalkan diri dengan cara yang sama.
Variasi: Untuk menguji ingatan peserta, bisa saja setelah lima peserta, Anda memanggil nama unik peserta yang sudah memperkenalkan diri. 

Sebelah Saya…
Berdiri atau duduk melingkar. Fasilitatar memulai dengan memilih salah satu peserta secara acak untuk memperkenalkan nama dan hal unik (ciri fisik, asal daerah, hobi, dsb.). Misal, “Nama saya Jon Kuncir.” Proses perkenalan dilanjutkan ke orang di sebelahnya. Tapi, disamping memperkenalkan nama dan hal unik dari dirinya, dia juga harus menyebutkan nama teman sebelumnya tadi dengan berkata, “Sebelah saya…”

Inilah Dia…

Berdiri atau duduk santai melingkar. Bagi metaplan, minta menulis nama dan lima hal unik dan lucu tentang diri mereka (ciri fisik, asal, hobi, kebiasaan, makanan kesukaan, dll). Metaplan yang sudah diisi dilempar ke tengah lingkaran. Setiap orang kemudian mengambil satu metaplan, tidak boleh punya sendri, secara bergiliran membacakan isinya. Setiap metaplan yang dibacakan, pemiliknya maju ke tengah lingkaran dan bergaya lucu diiringi aba-aba serempak dari peserta lain: “INILAH DIA”. Sementara bergaya, isi keterangan yang tertulis di metaplan dibacakan. Terus begitu, bergantian 

Berpanjangan Nama
Bagikan kertas HVS A4 ke semua peserta. Minta semua menulis nama depan dengan huruf capital ukuran besar. Kertas nama dipegang di depan dada masing-masing, terlihat peserta lain. Lalu, mereka harus berderet berurutan ke samping berdasarkan jumlah huruf. Jika jumlah hurufnya sama, maka urutan berdasarkan abjad. Setelah semua urutan terbentuk, minta peserta menggigit kertas nama tersebut.
Variasi: Menarik, jika deretan nama yang tercipta didokumentasikan dengan foto atau video.


Berganti Peran
Peserta saling berpasangan, duduk berhadapan. Tiap pasangan saling berkenalan dan bercerita tentang diri mereka selama 5 menit. Setelah selesai, kembali ke lingkaran besar. Pasangan duduk berdekatan. Bergantian pasangan saling menceritakan  profil diri pasangannya masing-masing kepada seluruh peserta. Giliran pertama bisa ditunjuk fasilitator, selanjutnya ditunjuk oleh pasangan yang telah selesai tampil. 


 
Ciri-Cirinya Adalah…
Peserta saling berpasangan, duduk berhadapan. Tiap pasangan berkenalan kemudian duduk diam saling mengamati untuk  mencari 10 ciri pasangannya (warna dan bentuk rambut, mata, hidung, kuping, gigi, kulit tangan, kaki). Waktu, 5 menit. Setelah itu, kembali ke lingkaran besar, pasangan duduk berdampingan. Fasilitator tunjuk acak salah satu pasangan. Mereka berdiri, saling adu punggung, dan bergantian menyebutkan 10 ciri pasangan hasil pengamatannya. Peserta lain mencocokkan. Begitu terus, setiap pasangan bergiliran tampil.


Saling Terka
Peserta dibagi dalam kelompok, masing-masing sekitar 10 orang. Bagikan alat tulis dan sejumlah kertas HVS (yang kemudian dipotong kecil-kecil sejumlah peserta) pada kelompok. Persilakan satu orang dalam setiap kelompok mengawali untuk memperkenalkan diri. Peserta lain dalam kelompok mendengarkan dan menerka kepribadian orang tersebut, kemudian di akhir perkenalan menuliskannya di potongan kertas kecil serta menyerahkannya pada orang yang bersangkutan. Begitu terus bergantian, hingga semua  orang selesai memperkenalkan diri.


Dimana Kartuku?
Setiap peserta berdiri melingkar. Bagikan metaplan (yang sudah diberi nomor urut), minta peserta menuliskan nama mereka di atasnya, dan kumpulkan kembali. Taruh di tengah lingkaran, diacak. Setiap orang ambil satu metaplan, kemudian harus menemukan kartunya sendiri dengan menanyakan dan menukar metaplannya dengan orang lain. Setelah itu, mereka harus berdiri berderet berdasarkan nomor urut yang ada di metaplan.


Bola Bicara
Peserta duduk santai melingkar. Fasilitator memegang bola. Lemparkan pada salah satu peserta. Minta peserta untuk menyebutkan nama dan 2 hal unik (bentuk fisik, asal, kebiasaan, kesukaan, dll) yang huruf depannya sama dengan huruf depan namanya. Misal, “Retno, Ramai, Rujak”. Kemudian, bola dilemparkan oleh peserta yang sudah selesai kepada peserta lain secara acak. Penerima bola melakukan hal yang sama. Terus begitu, sampai semua memperkenalkan diri.

Coba Tebak
Peserta duduk santai, melingkar. Peserta memperkenalkan diri begantian. Caranya, sebelum menyebutkan nama ia harus memperagakan sesuatu atau menunjuk benda tertentu, yang berhubungan dengan nama awalnya. Peserta lain menebak sampai ketemu. Setelah itu, orang yang bersangkutan memperkenalkan namanya. Misal, ia memperagakan bentuk kursi atau menunjuk kursi, maka berarti huruf awal namanya K, sebab namanya Kusno. Begitu seterusnya






Tidak ada komentar:

Poskan Komentar